4 Resiko bila Paul Pogba Menyetujui Penawaran Perpanjangan Kontrak dari Manchester United

Jakarta – Pemain tengah Manchester United, Paul Pogba, benar-benar marak dikabarkan akan tinggalkan club dalam tempo dekat. Real Madrid dapat jadi arah pemain dari Prancis itu.

Tetapi, ada juga info yang menjelaskan jika Pogba akan meneken kontrak baru bersama-sama Setan Merah, sebuta MU. Pria berumur 27 tahun itu mempunyai kontrak sampai 30 Juni 2021.

Jika meneken kontrak baru, Pogba akan jadi pilihan penting di baris tengah United bimbingan Ole Gunnar Solskjaer. Karena, pria berperawakan 191 cm itu punyai peranan penting waktu Setan Merah memenangi Liga Europa pada 2018.

Semenjak dihadirkan dari Juventus, Paul Pogba telah membuat 31 gol serta 31 assist dari 150 performa bersama-sama MU di semua pertandingan. Ia seringkali jadi pahlawan kemenangan Setan Merah.

Seandainya Paul Pogba meneken kontrak baru dari Manchester United, akan ada empat hal yang berlangsung di dunia sepak bola menurut Sportskeeda. Apa itu? Baca di halaman setelah itu.

Thomas Partey Tidak berhasil Datang di Old Trafford

Bila Paul Pogba bertahan, Manchester United akan menggagalkan gagasan mereka datangkan pemain tengah Tim nasional Ghana, Thomas Partey. Pemain berumur 26 tahun itu adalah pemain tengah jagoan Atletico Madrid.

Adanya Paul Pogba, Partey akan susah berkompetisi di baris tengah Setan Merah, yang telah mempunyai Pogba, Fred, Scott McTominay, Andreas Perreira, sampai Nemanja Matic.

Skrip ini membuat Setan Merah mengganti gagasan transfernya dengan berubah pada pemain muda Inggris, Jude Bellingham yang tampil impresif bersama-sama Birmingham City. United perlu keluarkan 9 juta euro untuk remaja berumur 16 tahun itu.

Sergej Milinkovic-Savic Mendekat ke Juventus

Dalam beberapa waktu paling akhir, Manchester United dihubungkan dengan pemain tengah punya Lazio, Sergej Milinkovic-Savic, sebagai pilihan alternatif Paul Pogba.

Tetapi bila Pogba masih di Old Trafford, Juventus jadi club paling depan yang akan memperoleh Sergej Milinkovic-Savic. Pemain tengah berumur 25 tahun itu benar-benar kuat dalam menolong gempuran.

Faktanya, Sergej Milinkovic-Savic dapat cetak empat gol serta 4 assist dari 25 laga yang dimainkannya di Serie A. Untuk memperolehnya, Juventus harus keluarkan mahar sampai 90 juta euro.

Situasi Internal Real Madrid Adem

Jika Pogba bertahan bersama-sama Setan Merah, ini akan jadi info baik untuk pemain muda Real Madrid, seperti Federico Valverde. Ini bisa menjadi peluang untuk Valverde menunjukkan kekuatannya pada pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.

Pada La Liga musim ini, pemain berumur 21 tahun itu masih minim peluang bermain untuk pemain utama. Dari 21 performa ia cuma 11 kali jadi starter sebab kalah berkompetisi dengan Toni Kroos serta Cedera Modric.

Kecuali Valverde, Martin Odegaard dapat juga memperlihatkan mutunya pada Zidane. Pemain dari Norwegia itu sedang menunjukkan dianya untuk pencipta kesempatan paling baik di La Liga semasa jalani waktu utang bersama-sama Real Sociedad.

Baris Tengah United Akan Dasyat

ika Pogba pilih bertahan, Manchester United akan mempunyai baris tengah yang tidak tertandingi. Pogba bisa menjadi tandem yang prima untuk Bruno Fernandes. Kerjasama ini belum terbentuk semenjak Bruno Fernandes tiba ke Red Devils pada 29 Januari lalu, sebab Pogba alami luka.

Kerjasama di antara Pogba dengan Bruno Fernandes ini telah ditunggukan oleh beberapa pemain Setan Merah, diantaranya Odion Ighalo.

“Pikirkan bila kita punyai Paul Pogba serta Bruno Fernandes di baris tengah. Tentu Anda akan lihat baris tengah yang lain. MU bisa menjadi team hebat lagi, memenangi laga tiap minggunya,” kata Ighalo.

Sumber asli: Beberapa sumber

Manchester United Sediakan Rp 1,2 Triliun Untuk Dapatkan Saul Niguez

Manchester – Manchester United diberitakan Sportsmole serius dalam pemburuan Saul Niguez. Manajemen MU juga mempersiapkan dana 80 juta euro (Rp 1,2 triliun) untuk dapat menebus Saul dari Atletico Madrid.

Dalam beberapa minggu paling akhir, Manchester United terus-menerus mengincar tanda-tangan pemain berumur 25 tahun itu. Ini tidak terlepas dari ada upload di sosial media punya Saul Niguez berkaitan ‘klub baru’.

Tetapi, bukannya The Red Devils, club baru yang disebut Saul Niguez bukan team baru yang akan dibelanya pada musim depan. Saul Niguez membuat project baru, yaitu Klub Costa City.

Club itu akan dibangun di Elche yang akan memuat 30 team serta 500 pemain di beberapa tenggang umur mendekati musim 2020-2021. Saul Niguez sedang membuat sepak bola di kampung halamannya.

Manchester United sudah lama dihubungkan dengan Saul Niguez. Lalu, ada pula pendapat dari beberapa pandit supaya Ole Gunnar Solskjaer beli si pemain, satu salah satunya ialah Rio Ferdinand.

Diambil dari Sportsmole, Manchester United disebutkan betul-betul tertarik pada Saul Niguez. Serta, Team Setan Merah siap menggulirkan dana dalam jumlah yang besar untuk pemain tim nasional Spanyol itu.

Manchester United siap menebus Saul Niguez pada harga 80 juta euro. Harga itu sebetulnya masih jauh di bawah klausul pelepasan di kontrak Saul Niguez, tapi dapat membawanya geser club.

Bergantung Diego Simeone

MU memang punyai dana dalam skala besar. Tetapi, bukan itu sebagai unsur sukses atau tidaknya transfer Saul Niguez. Aspek khusus itu ada jalinan pribadi Saul dengan Diego Simeone.

Sejauh ini, Saul Niguez diketahui punyai jalinan baik serta benar-benar setia dengan Simeone. Pemain yang sempat bela Rayo Vallecano itu dipercaya akan tinggalkan Atletico seandainya telah tidak diperlukan Simeone.

Dicari Barcelona

 Kecuali Manchester United, Saul Niguez terus dihubungkan dengan Barcelona. Masalahnya ada satu klausul spesial yang dapat membuat pemain kelahiran 21 November 1994 itu berlabuh ke Camp Nou seandainya ingin geser dari Barcelona.

Pada waktu dulu, saat Atletico Madrid datangkan David Villa dari Barcelona, nama Saul Niguez masuk ke persetujuan. Barcelona akan jadi club pertama yang dapat beli Saul Niguez seandainya Atletico akan menjualnya.

Disamping itu, Saul Niguez tampil sangatlah baik pada musim 2019/2020. Si pemain tengah sudah mainkan 37 pertandingan di semua pertandingan. Saul Niguez dapat cetak 4 gol, diantaranya gol ke gawang Liverpool di Liga Champions.

Sumber: Sportsmole

Saat Park Ji-sung Jadi Mimpi Buruk buat Paul Scholes

Manchester – Legenda Manchester United, Paul Scholes, bermain bersama-sama beberapa pemain tengah hebat semasa meniti karier di Old Trafford. Tetapi, kepentingan jaga pemain lain, Scholes menyebutkan Park Ji-sung untuk yang paling baik.

Serta, Scholes mengatakan Park Ji-sung sering menjelma jadi mimpi jelek untuknya di session latihan Manchester United. Dia akan susah bebas bergerak saat dijaga pemain dari Korea Selatan itu.

Park Ji-sung datang di Manchester United pada 2005 dengan bandrol 4 juta pounds. Dia jadi satu antara pemain jagoan Sir Alex Ferguson, walau terkadang kurang mendapatkan sorotan.

Andilnya besar sekali untuk Setan Merah semasa tujuh tahun beraksi di Old Trafford. Park mengumpulkan empat piala Premier League serta satu gelar Liga Champions saat di Manchester United.

Serta, Park sempat membuat Paul Scholes cuma duduk di kursi cadangan dalam laga super penting. Waktu itu, Ferguson pilih turunkan Park untuk starter pada final Liga Champions 2009 menantang Barcelona.

Scholes akui meningkatkan diri untuk pemain tengah kuat di generasinya dengan memperhatikan beberapa pemain lain waktu tumbuh besar. Pemain Inggris itu beri pujian Roy Keane serta Juan Sebastian Veron untuk beberapa pemain hebat dalam peletakan tempat. Mengenai dalam soal jaga pemain lain, Scholes menunjuk Park Ji-sung untuk yang paling hebat.

“Saya punyai beberapa pemain hebat di muka saya untuk disaksikan serta didalami. Anda mempunyai pemain seperti Roy Keane dalam perebutan bola. Dia tidak sempat biarkan bola terlepas dari penguasaannya. Selanjutnya saat Veron tiba, ia hebat dalam permainan satu-dua,” kata Paul Scholes dalam podcast bersama-sama Wes Brown, seperti dikutip Mirror, Senin (8/6/2020).

“Saya ingat kamu berupaya menjagaku Wes, tetapi kamu bukan salah satu, Wes! Kamu paham.kamu mengerti siapa yang terjelek? Park Ji-sung. Ia mimpi jelek! Benar-benar susah dipercayai,” tambah Paul Scholes.

Buat Andrea Pirlo Tidak Berdaya

Paul Scholes kembali kenang tindakan cemerlang Park Ji-sung yang sempat membuat Andrea Pirlo tidak berdaya. Waktu itu, Andrea Pirlo adalah pemain jagoan AC Milan.

“Ingat kah kamu saat ia melakukanya menantang Pirlo? Ia betul-betul tidak riil. Ia punyai energi yang tidak habis-habis serta disiplin. Kedisiplinannya betul-betul,” tutur Scholes.

“Do you remember when he did it against [Andrea] Pirlo? Kedisiplinannya mengagumkan,” tambah Scholes.

Mendekati pertandingan kontra AC Milan pada set 16 besar Liga Champions 2010, Setan Merah memberi perhatian spesial pada Andrea Pirlo. Si pemain dipandang perlu dikasih pengamanan spesial sebab mempunyai kekuatan mendikte permainan.

Untungnya, manager MU waktu itu, Sir Alex Ferguson, punyai figur prima untuk pekerjaan itu, yakni Park Ji-sung. Ia memberikan instruksi Park mengemban misi spesial menahan Pirlo mengatur segala hal.

Strategi itu dapat dibuktikan genius. Park betul-betul jadi bayang-bayang Pirlo laga itu. Pemain Korea Selatan itu tidak sempat biarkan Pirlo bebas kuasai bola sedetik juga. Ke mana saja Pirlo bergerak, Park mengikutinya.

Pekerjaan itu bukan hanya dijalani Park pada sebuah laga, tetapi untuk dua leg. Apa saja yang coba dilaksanakan Pirlo, Park terlihat tetap beberapa langkah semakin maju.

Pemain tengah AC Milan itu sukses diredam. Andrea Pirlo tidak berhasil memberi impak pada tanding di San Siro atau Old Trafford. Manchester United sukses memenangkan pertandingan dengan agregat 7-2.

Sumber: Planet Football, Mirror

5 Pemain yang Wajar Dijual Manchester City

Sesudah jadi team Inggris pertama yang memenangi treble domestik musim kemarin, Manchester City alami kesusahan musim ini. Mereka ketinggalan 25 point dari pimpinan klassemen Premier League Liverpool sebelum epidemi virus Corona menyebar.

Fakta penting dibalik kesusahan The Citizens musim ini ialah sebab minimnya kedalaman di pertahanan. Sesudah Aymeric Laporte alami luka serius, Josep Guardiola cuma mempunyai dua bek tengah.

Fernandinho juga pada akhirnya jadi jalan keluar instant berkaitan kritis baris pertahanan yang dirasakan City. Pemain tengah asal Brasil itu dimainkan untuk bek tengah.

Walau keinginan untuk mendapatkan gelar Premier League ke-3 dengan cara berturut-turut telah usai, City sukses memenangi Carabao Cup. Mereka belum juga tersisih dari FA Cup serta Liga Champions.

Sesudah tidak berhasil menjaga gelar Premier League, Guardiola tentu ingin tingkatkan kemampuan skuadnya pada musim panas. Guardiola tentu ingin datangkan pemain bermutu.

Kecuali beli pemain, City perlu melepas beberapa pemainnya di bursa transfer. Mereka perlu dipasarkan untuk datangkan pemain yang lebih bagus.

Di bawah ini lima pemain Manchester City yang mempunyai potensi dipasarkan pada bursa transfer musim panas seperti dikutip Ronaldo.com.

John Stones   

Hari esok Stones di Manchester City disangsikan sesudah jalani musim yang kurang bagus. Tanpa ada Aymeric Laporte atau Vincent Kompany di sebelahnya, pemain berumur 25 tahun itu kesusahan di pertahanan.

Walau kritis di pertahanan, Stones cuma membuat 20 performa di semua pertandingan. Ia serta tidak berhasil masuk tim delapan dari 12 laga liga paling akhir City. Karenanya, Guardiola pasti cari bek tengah baru yang bermutu.

Bila Guardiola betul-betul menguatkan skuadnya pada panas musim ini, Stones harus pergi. Jika tidak, si pemain beresiko kehilangan peluang bela tim nasional Inggris di Euro tahun kedepan.

Angelino

Sesudah tampil menjanjikan di PSV Eindhoven, Angelino masuk kembali lagi dengan Manchester City. Si pemain diambil pada musim panas lalu dengan ongkos yang capai 12 juta euro.

Bek kiri Spanyol itu cuma membuat enam performa di Premier League sebelum pada akhirnya bermain untuk team U-23. Maka dari itu, Angelino putuskan geser ke RB Leipzig dengan posisi utang sampai akhir musim.

Sesudah tampil reguler untuk club barunya, Angelino peluang ingin bertahan di Jerman pada musim panas akan datang. Pemain berumur 23 tahun itu tampil dalam lima laga dengan cetak 1 gol untuk Leipzig.

Nicolas Otamendi

Otamendi sudah jadi asset besar buat Manchester City semasa hampir lima tahun dengan membuat 203 performa. Dia memenangi sembilan piala termasuk juga dua Premier League serta empat Piala EFL.

Tetapi, aksi pemain Argentina di Manchester kelihatannya akan selekasnya usai sesudah waktu yang susah. Ia kesusahan jadi starter di Premier League akhir-akhir ini hingga menyebabkan kebimbangan atas waktu depannya.

Walau Otamendi masih tetap punyai banyak peluang untuk bertahan di Etihad Fase musim depan. Karena, dia masih terjalin kontrak dengan club sampai 2022.

Claudio Bravo

The Citizens bayar 18 juta euro untuk mengontrak bekas penjaga gawang Barcelona ini. Tetapi, profesi Bravo di Inggris kelihatannya tidak berjalan lancar.

Sesudah lakukan rangkaian kekeliruan serta alami luka lumayan panjang, Bravo tidak jadi pilihan penting Josep Guardiola. Pemain dari Chile itu peluang ke arah pintu keluar.

Bravo sudah membuat 16 performa di semua pertandingan musim ini. Sejumlah besar dari mereka datang dari Carabao Cup (6) serta FA Cup (3).

Joao Cancelo

Cancelo nikmati musim pertama yang sukses di Juventus sesudah geser dari club La Liga Valencia musim panas kemarin. Ia membuat 34 performa serta memenangi Serie A.

Pemain internasional Portugal itu selanjutnya geser ke Manchester City pada musim panas dengan ongkos transfer 65 juta euro. Danilo pergi mengarah sebaliknya untuk sisi dari persetujuan.

Di saat itu, Cancelo kelihatannya jadi perekrutan yang cemerlang untuk Josep Guardiola. Tetapi, Cancelo tidak dapat amankan tempat reguler di Manchester City serta cuma tampil dalam 11 laga di Premier League.

Sumber: Ronaldo.com

3 Pemain yang Harus Dicari Chelsea untuk Dongkel Perform Musim Depan

Chelsea jalani musim pertama yang lumayan bagus di bawah bimbingan Frank Lampard. Mereka dapat tembus tempat empat besar di Premier League.

The Blues sekarang ini kumpulkan 48 point dari 29 performa di liga. Mereka berkesempatan besar amankan ticket ke Liga Champions jika musim kembali lagi berguling.

Tetapi, Chelsea dapat disebut belum dapat jadi lawan gelar di Premier League. The Blues masih perlu tingkatkan kemampuan skuadnya supaya bisa berkompetisi dalam persaingan perebutan gelar.

Chelsea pasti datangkan pemain baru pada bursa transfer musim panas akan datang. Beberapa pemain telah dihubungkan dengan club yang bertempat di Stamford Bridge itu.

Tetapi, Chelsea harus juga pandai mengurus uang mereka di bursa. The Blues kelihatannya tidak bisa berbelanja eksklusif sesudah ada epidemi virus Corona.

Di bawah ini 3 pemain yang dapat jadi incaran Chelsea untuk mengangkat perform mereka pada musim depan seperti dikutip Football London.

Rayan Ait-Nouri

Bila Frank Lampard memakai skema empat bek, Chelsea perlu merekerut bek kiri. Emerson Palmieri serta Marcos Alonso tidak dapat diinginkan serta berkesempatan besar tinggalkan club pada musim panas.

Waktu cari bek kiri, The Blues dapat berubah ke Rayan Ait-Nouri. Pemain berumur 18 tahun itu saat ini sedang menguatkan team Ligue 1 Angers SCO.

Walau benar-benar muda, Ait-Nouri sudah bermain dengan teratur untuk team Prancis dam membuat 16 starter di liga sebelum menanggung derita luka patah rahang pada awal Januari. Serta dengan kontraknya yang akan usai pada musim panas akan datang, Angers kemungkinan harus jual si pemain.

Pierre-Emerick Aubameyang

Tammy Abraham telah tampil lumayan bagus untuk The Blues. Tetapi, Olivier Giroud akan tinggalkan club pada musim panas serta Michy Batshuayi performanya tidak persisten.

Chelsea memerlukan penyerang yang dapat cetak gol dengan cara persisten supaya bisa berkompetisi di Premier League. Pierre-Emerick Aubameyang akan pas untuk The Blues.

Aubameyang kemungkinan ada di bursa transfer musim panas akan datang. Kontrak pemain Gabon itu akan habis pada 2021 tapi Arsenal kemungkinan sangat terpaksa menjualnya pada bursa transfer musim panas supaya tidak kehilangan si pemain dengan cara gratis.

Gianluigi Donnarumma

Performa Kepa Arrizabalaga tidak persisten pada musim ini. Hal tersebut membuat si penjaga gawang pernah dicadangkan serta tempatnya diganti Willy Caballero.

Frank Lampard kemungkinan memerlukan penjaga gawang baru pada musim panas. Bekas pemain tengah Chelsea itu kemungkinan dapat memperhitungkan Gianluigi Donnarumma untuk dihadirkan ke Stamford Bridge.

Kontrak Donnarumma akan usai pada 2021 hingga Milan kemungkinan diminta untuk jual si penjaga gawang. Bila Chelsea inginkan alternatif periode panjang untuk Kepa, karena itu pemain internasional Italia itu dapat jadi orangnya.

Sumber: Football London

3 Wonderkid Liverpool yang Tidak berhasil Cemerlang

Dengan cara historis, Liverpool salah satu club paling besar serta paling sukses di Inggris serta Eropa. Club yang sukses bukan hanya dipandang dari koleksi piala mereka dan juga oleh beberapa unsur yang lain.

Salah satunya unsur itu ialah kekuatan club membuahkan pemain kelas dunia. Liverpool memiliki akademi pemain muda yang sering membuahkan pemain sepak bola kelas dunia.

Ada beberapa pemain didikan akademi Liverpool yang dapat jadi tulang punggung The Reds sepanjang tahun. Untuk contoh ialah Steven Gerrard, Michael Owen, Jamie Carragher, Robbie Fowler, Steve McManaman.

Semasa tahun-tahun ini, Liverpool masih tetap membuahkan beberapa pemain berpotensi. Mereka ialah Suso, Raheem Sterling, Trent Alexander Arnold serta masin banyak.

Tetapi, ada pula beberapa pemain berperingkat tinggi dari akademi muda Liverpool yang tidak dapat jadi pemain besar di club. Di bawah ini tiga bekas pemain muda Liverpool dalam dasawarsa paling akhir yang tidak berhasil penuhi kekuatan mereka seperti dikutip Mykhel.

Jon Flanagan

Flanagan saat ini bermain untuk Rangers di Liga Penting Skotlandia di bawah kepemimpinan bekas kapten Liverpool Steven Gerrard. Pemain berumur 27 tahun itu benar-benar dihormati semasa eranya di Liverpool serta dapat juga tembus team penting pada umur yang benar-benar muda.

Flanagan dapat bermain di ke-2 bagian pertahanan. Pemain Inggris itu mainkan peranan kunci untuk The Reds pada musim 2013-14 dimana mereka hampir memenangi gelar Premier League.

Bekas kapten Brasil yang memenangi Piala Dunia Cafu sempat beri pujian Flanagan untuk substitusinya. Tetapi, dia tidak berhasil capai level yang diinginkan.

Jordan Rossiter

Rossiter sempat jadi salah satunya pemain muda yang benar-benar berpotensi di akademi Liverpool. Bekas pemain The Reds seperti Robbie Fowler serta Steve McManaman menyatakannya untuk ‘Next Steven Gerrard’.

Tetapi, pemain tengah serba dapat serta dinamis itu cuma dapat membuat lima performa team penting untuk Liverpool sebelum dilepaskan ke Rangers. Ia belum tampil mengagumkan di Ibrox serta telah dipinjami ke club lain semasa dua musim beruntun.

Rossiter saat ini tengah dipinjami ke Fleetwood Town yang bermain di seksi ke-3 sepak bola Inggris.

Jordon Ibe

Ibe setahun semakin muda dari bekas bintang Liverpool Raheem Sterling serta sempat dipandang setinggi winger Manchester City itu. Ia memperlihatkan sepintas mutunya di Liverpool pada umur yang benar-benar muda tapi selanjutnya tidak berhasil cemerlang di Anfield sebab kompetisi yang ketat di team penting.

Winger itu pada akhirnya dibawa Bournemouth di tahun 2016 dengan ongkos pecahkan rekor club sebesar 15 juta pounds. Tetapi, performanya benar-benar menyedihkan di Stadion Vitality sepanjang tahun.

Pemain berumur 24 tahun itu cuma sukses bermain semasa 227 menit di team penting The Cherries musim ini serta kelihatannya akan tinggalkan club pada musim panas waktu kontraknya habis. Kesempatan Ibe untuk bertahan di Premier League nampak benar-benar tipis sebab ia tidak lumayan bagus.

Sumber: Mykhel

3 Pemain Afrika Paling Ikonik di La Liga

  La Liga musim 2019/2020 sekarang ini sedang dibatalkan sebab epidemi virus Corona. Sampai saat ini belumlah ada kepastian tentang lanjutan pertandingan itu.

Walau sebenarnya, ada beberapa pemain yang tampilkan perform yang menarik di sepak bola Spanyol musim ini. Diantaranya ialah Lionel Messi.

La Liga tentunya sangat sama dengan Messi. Bintang Barcelona itu telah berpengalaman di sepak bola Spanyol sepanjang tahun.

Bukan hanya Messi, pemain dari Afrika banyak juga yang menghiasi La Liga. Benua Afrika punyai banyak bakat-talenta hebat dalam memproses sang kulit bulat.

Serta, cukup banyak pemain dari Afrika yang muncul jadi bintang di pertandingan paling atas Spanyol. Mereka dapat mendapatkan keberhasilan hingga tinggalkan warisan besar disana.

Di bawah ini beberapa pemain paling baik asal Afrika sebagai simbol di La Liga seperti dikutip Ghanaweb.

Frederic Kanoute – Sevilla FC

Frederic Kanoute lahir di Sainte-Foy-les-Lyon di Prancis timur. Tetapi, asal usulnya dari Mali yang membuat Kanoute mendapatkan gelar Pemain Paling baik Afrika Tahun 2007, membuatnya pemain yang lahir bukan di Afrika pertama yang mendapatkan gelar itu.

Kanoute sukses cetak 89 gol dalam 209 performanya untuk salah satunya club paling tua serta paling tradisionil di Spanyol, Sevilla. Dia mendapatkan banyak piala disana, termasuk juga dua Piala UEFA, dua Copa del Rey, satu Piala Super Eropa serta satu Piala Super Spanyol.

Kanoute berpretasi hebat di Eropa dan membuat Afrika bangga saat dia bela negara ayahnya, Mali, dalam tiga kompetisi Piala Afrika. Ia bertindak penting dalam bawa negaranya ke semi-final pada 2004 serta pada akhirnya pensiun dari sepakbola internasional pada 2010 dengan keseluruhan 39 caps serta 23 gol.

Geremi – Real Madrid

Geremi Sorele Njitap Fotso, yang umum diketahui untuk Geremi, ialah bekas pemain sepak bola yang punyai rekam jejak hebat. Lahir di Kamerun, Geremi benar-benar di cintai sebab fleksibilitasnya di atas lapangan serta style permainannya yang kuat.

Dengan kekuatannya yang mengagumkan untuk berubah dari bek kanan jadi pemain tengah bertahan, Geremi mendapatkan pujian dari bekas pelatih Real Madrid, Vicente del Bosquea, sebab jaga tim masih solid. Walau pemain Kamerun itu kemungkinan bukan bintang paling cemerlang untuk raksasa Spanyol semasa empat tahun disana, dia memberi kestabilan yang benar-benar diperlukan buat rekanan satu teamnya serta masuk ke penghargaan Ballon d’Or di tahun 2000.

Semasa menguatkan Madrid, Geremi sukses memenangig La Liga serta piala Liga Champions. Disamping itu, dia sukses menyapu , satu Piala Super Spanyol, dua piala Piala Afrika serta medali emas Olimpiade waktu bela negaranya.

Samuel Eto’o – FC Barcelona

Tetap dipandang seperti salah satunya pemain Afrika paling hebat selama hidup serta salah satunya striker teratas di dunia, Eto’o telah memberi efek yang besar pada sepakbola, khususnya di La Liga. Eto’o geser ke Spanyol pada umur 16 tahun dengan masuk Real Madrid tapi profesinya melejit bersama-sama Barcelona.

Semasa lima musim bermain untuk Barca, Eto’o cetak 130 gol serta sukses mendapatkan Piala Pichichi sebab jadi pembuat gol paling banyak liga pada musim 2005-2006. Dia sukses pecahkan rekor performa paling banyak yang dibikin oleh pemain Afrika dalam riwayat La Liga.

Di dalam bermain di Spanyol, Eto’o menyapu tiga gelar La Liga, dua piala Liga Champions, satu Copa del Reay serta dua Piala Super Spanyol. Untuk negaranya, dia pimpin Kamerun mendapatkan juara Piala Afrika di tahun 2000 serta 2002. Seperti juga Geremi, Eto’o mendapatkan medali emas Olimpiade di tahun 2000.

Sumber: Ghanaweb

Inter Milan serta Chelsea Peluang Besar Tidak berhasil Boyong Dries Mertens

Inter Milan serta Chelsea peluang akan tidak berhasil datangkan Dries Mertens sebab si pemain berkesempatan besar bertahan di Napoli, menurut Piero Ausilio.

Mertens sudah jadi pilar penting Napoli semenjak tahun 2013 yang lalu. Tetapi akhir-akhir ini dia disebutkan akan akhiri solidaritasnya dengan team asal Naples itu.

Karena kontraknya di Napoli akan usai pada Juni 2020. Serta walau telah beruia 33 tahun, Mertens masih menarik ketertarikan klub-klub besar Eropa.

Dia disebutkan benar-benar disukai oleh manager Chelsea, Frank Lampard. Tetapi dia dihubungkan dengan lawan Napoli, Inter Milan.

Bertahan di Napoli

Direktur Inter Milan yaitu Piero Ausilio selanjutnya diberi pertanyaan masalah info transfer Dries Mertens dari Napoli. Dia mengklam jika pemain dari Belgia itu kemungkinan tidak akan geser ke club lain musim depan.

“Saya mempunyai jalinan yang benar-benar baik dengan [direktur olahraga Napoli Cristiano] Giuntoli serta saya belakangan ini terkait dengannya,” katanya pada Gianluca Di Marzio, lewat Football Italia.

“Saya tidak paham apa [Mertens] sudah tanda-tangani pembaharuan kontraknya dengan Napoli, tapi saya tidak kaget bila dia masih disana: Saya tidak pahami semua kegilaan media ini,” hebat Ausilio.

Dipepet Lampard

Awalnya, sering tersebar info jika Frank Lampard demikian inginkan Dries Mertens supaya geser dari Napoli ke Chelsea. Lampard juga lakukan pendekatan yang intensif pada Mertens.

Lampard disebutkan mengontak Mertens tiap hari, lewat telephone. Serta pernah ada info jika si pemain sayap pada akhirnya luluh serta siap geser ke Stamford Bridge.

Dries Mertens sudah tampil sekitar 311 kali buat Napoli. Dia mengepak 121 gol serta 73 assist.

3 Pemain yang Kemungkinan Diambil Barcelona di Musim Panas

 Barcelona sukses pimpin klassemen La Liga musim 2019/2020. Mereka kumpulkan 58 point sesudah jalani 27 laga.

Club bimbingan Quique Setien itu unggul dua point dari Real Madrid. Sayangnya, pertandingan La Liga harus disetop sebab epidemi virus Corona.

Walau ada di pucuk, performa Barcelona musim ini tidak mengagumkan. Karenanya, mereka sampai harus lakukan perubahan pelatih.

Setien dituntut tingkatkan kemampuan skuadnya pada musim panas akan datang. Bekas pelatih Real Betis itu perlu datangkan pemain bermutu ke Camp Nou.

Team Catalan telah dihubungkan dengan beberapa pemain akhir-akhir ini. Mereka peluang dapat tiba ke club pada bursa transfer selanjutnya.

Di bawah ini tiga pemain yang dapat diperoleh Barcelona pada musim panas seperti dikutip Euro Fantasy League.

Lautaro Martinez

Penyerang Inter Milan ini terakhir benar-benar marak dihubungkan dengan Barcelona. Lautaro dapat diambil untuk bermain bersama-sama rekanan senegaranya, Lionel Messi.

Kedua-duanya sudah membuat jalinan yang bagus di level internasional. Lautaro dapat diplot untuk alternatif periode panjang Luis Suarez.

Lautaro memiliki klausul launching sebesar 111 juta euro. Tetapi, Barcelona semakin senang lakukan barter pemain serta siap mempertaruhkan Ivan Rakitic atau Arturo Vidal.

Matthijs De Ligt

 Bek tengah asal Belanda itu digadangkan akan masuk dengan Barcelona musim panas kemarin. Tetapi, De Ligt malah geser ke Juventus.

De Ligt pada awal profesinya di Serie A masih terlhat kesusahan. Pemain berumur 20 tahun itu belum tampilkan permainan paling baik bersama-sama Sang Nyonya Tua.

Barcelona benar-benar memerlukan bek tengah yang bermutu. Team Catalan memburu De Ligt pada bursa transfer musim panas akan datang.

Timo Werner

Harga Werner tidak semahal lautaro Martinez. Penyerang RB Leipzig itu beritanya memiliki klausul pelepasan sejumlah 60 juta euro.

Werner tampil cukup tajam pada musim ini. Bomber asal Jerman itu dapat cetak 27 gol di semua pertandingan.

Tetapi, Barcelona tidak sendirian dalam memburu penyerang berumur 23 tahun itu. Liverpool serta Inter Milan beritanya tertarik juga memakai layanan si pemain.

Sumber: Euro Fantasy League

Hasil Tes Paling baru Premier League: Semua Pemain serta Staf Bebas dari Virus Corona

Rangkaian tes dilaksanakan faksi pelaksana Premier League untuk pastikan semua peserta siap kembali lagi tanpa ada virus Corona. Serta hasil paling baru mengatakan jika seluruh pihak yang ikuti tes bebas dari virus Corona.

Kewenangan kesehatan sudah lakukan tes sekitar 2x sebelumnya. Hasil tes pertama mengatakan jika ada 6 orang yang terkena virus Corona dari tiga club tidak sama. Dua salah satunya ialah Burnley serta Watford.

Hasil tes selanjutnya memperlihatkan berita baik. Diketahui cuma ada dua peserta yang dipastikan positif. Premier League termasuk etis sebab belum pernah memberikan info sekitar pemain atau staf yang terkena.

Selang beberapa waktu selanjutnya, tes kembali lagi dilaksanakan. Hasilnya masih cukup mencemaskan, dimana ada 4 orang yang teridentifikasi mempunyai virus Corona di badannya.

Scroll ke bawah untuk membaca info sedetailnya.

0 Masalah Positif Covid-19
Serta di hari Minggu (31/5/2020), Premier League kembali lagi membuat informasi masalah hasil tes ke-3 yang dilaksanakan baru saja ini. Kesempatan ini, tidak ada satupun dari 1130 pemain serta staf yang diuji terkena virus Corona.

Info ini diketahui dari pengakuan yang dikeluarkan oleh Premier League. Jelas, ini jadi berita baik sebab Premier League akan kembali lagi berguling pada tanggal 17 Juni 2020 akan datang.

“Ini hari Premier League dapat mengkonfirmasikan jika pada Kamis serta Jumat, 28 serta 29 Mei, 1130 pemain serta staf club lakukan tes Covid-19. Dari tes ini, 0 sudah dipastikan positif,” catat pengakuan liga.

“Premier League sediakan info yang teragregasi ini dengan arah memperlihatkan kredibilitas pertandingan dan transparan.”

“Tidak ada perincian detil masalah club atau individu yang akan diberi oleh liga serta hasilnya akan dipublikasikan ke publik tiap putaran pengujian,” lanjut pengakuan itu.

Laga Spesifik Diadakan di Tempat Netral
Beberapa prosedur disiapkan untuk jalani tersisa musim ditengah-tengah waktu epidemi yang sedang menempa Inggris. Diantaranya ialah stadion tempat diadakannya permainan harus bersih dari kedatangan pemirsa.

Tentang stadion, Premier League pernah memperoleh banjir kritik atas salah satunya prosedurnya yang mengatakan jika team harus bermain dalam tempat netral. Ketetapan ini lalu dikoreksi belakangan ini.

Premier League membolehkan club untuk berlaga di markasnya semasing. Tetapi ada banyak laga spesifik yang perlu dilaksanakan dalam tempat netral buat hindari kekuatan terbentuknya keramaian.

Tiga dari pertandingan spesifik itu menyertakan Liverpool. Faksi pelaksana cemas fans the Reds akan bergabung di luar stadion, karena mereka sedang ada di tingkat juara Premier League musim ini.

(Goal International)